Warga Urunan Bangun Jalan Sendiri dan Viral, Bupati Blora Langsung 'Gercep' Cek Lokasi - Antara Kita

Warga Urunan Bangun Jalan Sendiri dan Viral, Bupati Blora Langsung ‘Gercep’ Cek Lokasi

- Editor

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AntaraKita.co.id, Blora – Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman bersama Wakil Bupati, Hj. Sri Setyorini meninjau langsung kondisi jalan rusak di Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, Rabu (18/3/2026).

Dalam konteks pembangunan infrastruktur, Warga Urunan Bangun Jalan menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat dapat bersatu untuk memperbaiki jalan yang rusak.

Kunjungan ini dilakukan menyusul viralnya aksi gotong royong warga yang memperbaiki jalan secara swadaya melalui media sosial TikTok akun @nglebakofficial.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Arief bersama rombongan berkeliling kampung menggunakan sepeda motor untuk melihat langsung pembangunan jalan rabat beton yang dilakukan warga di ruas Menden– Megeri dan Getas – Kalikangkung.

Saat berdialog dengan masyarakat, Bupati Arief langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk mengirimkan tanah grosok guna mengurug bahu jalan, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya swadaya warga.

Perbaikan jalan dilakukan secara mandiri melalui sistem urunan. Warga setempat bahu-membahu menyumbangkan berbagai kebutuhan, mulai dari material seperti semen dan pasir, bantuan dana, tenaga kerja, hingga penyediaan konsumsi bagi para pekerja. Proses pengerjaan dilakukan setiap hari secara bergantian, dari sore hingga malam hari.

Inisiatif Warga Urunan Bangun Jalan ini menunjukkan betapa pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur lokal.

Warga Urunan Bangun Jalan: Solusi Kreatif Masyarakat

Warga Bangun JalanKepala Desa Nglebak, Eko Puryono, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati beserta rombongan. Ia mengungkapkan bahwa ruas jalan Menden– Megeri terakhir kali dibangun sekitar tahun 2012.

Kades menjelaskan, gerakan gotong royong ini bermula dari rapat RT di Dusun Kalikangkung yang menyepakati pembangunan jalan secara swadaya. Seluruh bantuan, baik material, tenaga, maupun dana, dikoordinasikan oleh perangkat desa dan dicatat secara transparan melalui papan pengumuman.

Gerakan Warga Urunan Bangun Jalan ini juga telah menarik perhatian banyak pihak yang ingin berkontribusi dalam perbaikan jalan.

“Total ada tujuh titik yang dibangun rabat beton. Bahkan bantuan juga datang dari warganet saat siaran langsung melalui akun TikTok @nglebakofficial,” jelasnya.

Melalui program Warga Urunan Bangun Jalan, warga setempat berhasil membangun tujuh titik rabat beton dengan maksimal.

Untuk konsumsi warga yang bergotong royong, lanjut kades, dipenuhi oleh ibu-ibu setempat dengan anggaran yang juga berasal dari swadaya masyarakat.

Usai meninjau lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di rumah kepala desa, salat tarawih berjamaah, serta penyerahan santunan kepada anak yatim melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Arief Rohman menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas masih adanya sejumlah ruas jalan yang belum tertangani. Ia mengakui bahwa persoalan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah.

“Dengan wilayah yang terdiri dari 16 kecamatan dan 295 desa/kelurahan, kebutuhan peningkatan infrastruktur masih sangat besar,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) agar model gotong royong swadaya masyarakat yang dilakukan warga Nglebak ini dapat dijadikan percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Blora.

Model Warga Urunan Bangun Jalan ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk melaksanakan kegiatan serupa.

Bupati berkomitmen untuk mengupayakan perbaikan jalan tersebut pada tahun 2027. Namun demikian, pihaknya akan berusaha mengakomodasi pembangunan lebih cepat melalui anggaran perubahan 2026 apabila memungkinkan.

Dalam perencanaan ke depan, Warga Urunan Bangun Jalan diharapkan terus mendapat dukungan dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur.

Saat berdialog dengan warga usai salat tarawih, Bupati Arief juga menghimbau masyarakat agar kedepan melakukan balik nama kendaraan ke plat Blora. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan pendapatan pajak daerah.

Bupati BloraIa menyebutkan, saat ini masih banyak kendaraan milik warga yang menggunakan plat luar daerah, khususnya Ngawi, karena lokasi pembayaran pajak dinilai lebih dekat.

Tak hanya infrastruktur, Bupati Arief Rohman berencana akan mendirikan kantor Samsat di wilayah Randublatung. Dengan harapan agar masyarakat yang berada di Blora Selatan tidak lagi kesulitan dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor.

Dengan adanya gerakan Warga Urunan Bangun Jalan, diharapkan kendaraan masyarakat dapat lebih mudah diakses dan biaya perawatan menjadi lebih rendah.

Sebagai informasi, Desa Nglebak dikenal sebagai salah satu sentra pertanian tebu di wilayah Kecamatan Kradenan. Sebagian besar warga menggantungkan hidup dari sektor tersebut, dan hampir setiap keluarga juga memiliki ternak sapi sebagai penopang ekonomi rumah tangga. Kondisi infrastruktur jalan yang baik dinilai sangat penting untuk mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan peternakan warga. Warga Urunan Bangun Jalan adalah kunci untuk mewujudkan hal ini.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel antarakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Blora Incar Pasar Ekspor Pangan
Dilema Minyak Desa Gandu: Tujuh Jam Kades Tertahan di Balai Desa
Ratusan Barongan dan Barongsai Meriahkan Pawai Pembangunan Blora 2026
Banjir Informasi Digital, Mohammad Saleh Ajak Mahasiswa Unwahas Asah Nalar Kritis
Kecelakaan Kereta Api di Sulur Hari Ini: Ambarawa Ekspres Tertemper Truk, Ini Penjelasan KAI Daop 4
Progres Pembangunan Pasar Ngawen Blora Tembus 82 Persen
AKBP Inggal Widya Resmi Jabat Kapolres Blora
Sertijab Kapolres Blora: AKBP Inggal Widya Resmi Menjabat, AKBP Wawan Andi Pamit

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 04:36 WIB

Blora Incar Pasar Ekspor Pangan

Selasa, 15 September 2026 - 04:27 WIB

Dilema Minyak Desa Gandu: Tujuh Jam Kades Tertahan di Balai Desa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Ratusan Barongan dan Barongsai Meriahkan Pawai Pembangunan Blora 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Banjir Informasi Digital, Mohammad Saleh Ajak Mahasiswa Unwahas Asah Nalar Kritis

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:06 WIB

Progres Pembangunan Pasar Ngawen Blora Tembus 82 Persen

Berita Terbaru

Blora

Blora Incar Pasar Ekspor Pangan

Selasa, 15 Sep 2026 - 04:36 WIB

Nasional

Dari Angkringan ke Kursi Bendahara BPP 08

Sabtu, 1 Agu 2026 - 14:14 WIB