Cerita Bupati Blora Kerja Daring di Acara Kelulusan Putrinya - Antara Kita

Cerita Bupati Blora Kerja Daring di Acara Kelulusan Putrinya

- Editor

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ANTARAKITA.CO.ID, BLORA – Bupati Blora Arief Rohman menunjukkan dedikasi luar biasa dengan bekerja secara daring selama enam jam di lingkungan MI Khozinatul Ulum, Selasa (2/6/2026). Sambil mendampingi momen kelulusan putrinya, ia tetap profesional mengikuti presentasi Penilaian Kompetensi Inovasi Daerah Jawa Tengah (IDEA Jawa Tengah 2026).

Langkah ini diambil Gus Arief, sapaan akrabnya agar bisa menyeimbangkan tanggung jawabnya sebagai kepala daerah sekaligus seorang ayah yang ingin memberikan dukungan penuh pada masa depan anaknya.

Dalam sambutannya di Graha Nusantara, Gus Arief menyampaikan permohonan maaf kepada para wali murid dan guru karena fokusnya yang terbagi dengan gawai. “Mohon maaf apabila konsentrasi saya sedikit terbagi karena saat ini juga sedang mengikuti presentasi daring IDEA Jateng 2026. Namun saya tetap ingin hadir di sini sebagai orang tua yang ingin memberikan semangat kepada anak saya,” ungkap Gus Arief.

Acara pelepasan (Muwaadah) yang diikuti oleh 103 siswa kelas VI ini turut dihadiri tokoh agama dan jajaran pimpinan daerah. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Blora menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu menyekolahkan anak di madrasah.

Menurutnya lulusan MI Khozinatul Ulum dibekali kemampuan hafalan Al-Qur’an yang kuat. Yayasan ini telah memiliki jenjang perguruan tinggi dan sedang memproses izin untuk SMP Khozinatul Ulum. “Jangan malu sekolah di madrasah, karena sekolah di madrasah itu keren,” tegasnya.

Senada dengan Bupati, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, H. Roziqun, mengingatkan para siswa untuk bangga menjadi alumni madrasah. Ia mencontohkan sosok Bupati Arief Rohman sendiri yang merupakan lulusan madrasah namun mampu sukses memimpin daerah.

Di akhir acara, Gus Arief menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para guru yang telah mendidik putrinya selama enam tahun terakhir, berharap seluruh lulusan menjadi generasi emas yang sukses di masa depan. (*)

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel antarakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Gerebek Lokasi Pengoplosan Elpiji Melon Bersubsidi di Kunduran
Blora Menggandeng UNISMA
Tragedi Tali Kuning di Blandar Rumah Blora: Ibu Nekat Akhiri Hidup demi Anak Masuk Ponpes
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, BPS Blora Gaungkan Jurus ‘TIR’
Blora Mencuri Start
Blora, Setyorini, dan Selusin WTP
Beras Rutan, Mimpi Jakarta
Pahitnya Tebu Blora

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 00:06 WIB

Polisi Gerebek Lokasi Pengoplosan Elpiji Melon Bersubsidi di Kunduran

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:22 WIB

Tragedi Tali Kuning di Blandar Rumah Blora: Ibu Nekat Akhiri Hidup demi Anak Masuk Ponpes

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:11 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, BPS Blora Gaungkan Jurus ‘TIR’

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:43 WIB

Blora Mencuri Start

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:10 WIB

Blora, Setyorini, dan Selusin WTP

Berita Terbaru

Pendidikan

Wisuda PEM Akamigas: Anak Cepu Pembuka Jalan

Senin, 20 Jul 2026 - 02:43 WIB