Banyak BUMDes Mangkrak, Anggota DPRD Jateng Tawarkan Kemitraan - Antara Kita

Banyak BUMDes Mangkrak, Anggota DPRD Jateng Tawarkan Kemitraan

- Editor

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota Dewan Komisi B DPRD Jateng Abdullah Aminuddin

i

Foto : Anggota Dewan Komisi B DPRD Jateng Abdullah Aminuddin

AntaraKita, Blora – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Abdullah Aminuddin, menyoroti banyak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Blora yang mangkrak atau tidak berjalan optimal.

Padahal, BUMDes merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan menumbuhkan perekonomian di tingkat desa.

“BUMDes adalah lembaga yang sudah dibentuk pemerintah, tapi banyak BUMDes yang masih terbengkalai,” ujar Abdullah, Jumat, 17 Oktober 2025 di Resto Sebara, Blora.

BUMDes Bisa Serap Ribuan Tenaga Kerja

Abdullah menekankan bahwa operasional BUMDes dapat menyerap ribuan tenaga kerja lokal. “Kalau satu BUMDes diasumsikan mempekerjakan lima orang saja, kita bisa mengangkat sekitar 1.500 orang tenaga kerja di Blora,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan BUMDes sangat tergantung dukungan dari pemerintah desa (Pemdes) atau kepala desa setempat.

“Ini hanya butuh dukungan dari para kades. Bank Jateng sudah buat agen duta (kemitraan) yang nggak membutuhkan modal. Kita harus melaksanakan semua,” ujar Abdullah.

Peluang Bisnis BUMDes

Abdullah melihat peluang besar BUMDes untuk menjadi rintisan distributor bagi para pelaku usaha retail di desa, sehingga operasional toko lebih efisien dan transportasi bisa ditekan.

“Dengan BUMDes sebagai distributor, pedagang di desa tinggal menerima barang di tokonya tanpa repot ke kota. Ini saling menguntungkan secara business to business,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa BUMDes tidak perlu menyaingi harga pasar, melainkan bersinergi sebagai mitra untuk membangun sistem modern dan mendukung toko-toko desa agar lebih efisien.

Kemitraan Bisnis Tanpa Risiko

Abdullah juga menawarkan kemitraan langsung bagi BUMDes yang ingin menjalin kerja sama dengannya daripada menjadi BUMDes mangkrak.

“Saya sebagai pengusaha, BUMDes sebagai badan usaha. Business to business tanpa persyaratan khusus, hanya menggunakan kepercayaan. Modal sekitar Rp80–200 juta untuk rak dan komputer, nanti semua barang kita isi,” jelasnya.

Ia menambahkan, bisnis retail yang dijalankan melalui kemitraan ini tanpa risiko, karena ia siap mengembalikan 100 persen uang jika barang yang dipasarkan tidak laku.

“Kalau BUMDes bikin toko retail dan tidak laku, tidak cucuk, uang kembali 100 persen. Barang saya ambil semua. Tidak ada risiko bisnis,” tegas Abdullah.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel antarakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Blora Incar Pasar Ekspor Pangan
Dilema Minyak Desa Gandu: Tujuh Jam Kades Tertahan di Balai Desa
Ratusan Barongan dan Barongsai Meriahkan Pawai Pembangunan Blora 2026
Bupati Blora Dorong PKK Kembangkan Ternak Ayam Kampung
Progres Pembangunan Pasar Ngawen Blora Tembus 82 Persen
AKBP Inggal Widya Resmi Jabat Kapolres Blora
Sertijab Kapolres Blora: AKBP Inggal Widya Resmi Menjabat, AKBP Wawan Andi Pamit
Pesan Menohok Sekda Komang: OPD Jangan Punya Agenda Sendiri, Harus Nyengkuyung Visi Misi Bupati Blora

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 04:36 WIB

Blora Incar Pasar Ekspor Pangan

Selasa, 15 September 2026 - 04:27 WIB

Dilema Minyak Desa Gandu: Tujuh Jam Kades Tertahan di Balai Desa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Ratusan Barongan dan Barongsai Meriahkan Pawai Pembangunan Blora 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:29 WIB

Bupati Blora Dorong PKK Kembangkan Ternak Ayam Kampung

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:06 WIB

Progres Pembangunan Pasar Ngawen Blora Tembus 82 Persen

Berita Terbaru

Blora

Blora Incar Pasar Ekspor Pangan

Selasa, 15 Sep 2026 - 04:36 WIB

Nasional

Dari Angkringan ke Kursi Bendahara BPP 08

Sabtu, 1 Agu 2026 - 14:14 WIB