BLORA, ANTARAKITA.CO.ID — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan terus digelorakan di Kabupaten Blora. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Pemerintah Kelurahan Tegalgunung, Kecamatan Blora, sukses menggelar aksi kerja bakti massal.
Fokus utama aksi gotong royong yang dihelat pada Jumat, 31 Juli 2026, ini menyasar pembersihan area sungai serta lapangan di Kelurahan Tegalgunung, sekaligus sebagai bagian dari rangkaian gerakan cepat penanganan kebersihan lingkungan.
Aksi bersih-bersih ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas instansi pemerintah daerah dengan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperingati Hari Sungai Nasional yang diperingati setiap 27 Juli, serta menyambut semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Blora, Ir. Surat, ST., MT., memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kelurahan Tegalgunung dan seluruh warga yang antusias berkolaborasi dengan Pemkab Blora.
“Aksi bersih sungai ini adalah wujud nyata sinergi dan kolaborasi kita bersama. Momentum ini juga bertepatan untuk memperingati Hari Sungai Nasional yang jatuh pada 27 Juli kemarin. Kita bergotong royong demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan bebas dari sampah,” terang Surat.
Ia juga berharap gerakan positif ini dapat menginspirasi wilayah-wilayah lain di Kabupaten Blora untuk lebih peduli terhadap kawasan bantaran sungai.
“Kegiatan seperti ini perlu direplikasi di lokasi lain atau kelurahan lain, terutama di bantaran sungai. Kita harus menjaga sungai tetap bersih karena sungai adalah sumber air kehidupan yang menghidupi sesama, lingkungan, dan masyarakat Blora,” tegasnya.
Di tempat terpisah, aksi gerak cepat penanganan sampah turut dilakukan secara masif oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora di kawasan Kali Grojogan.
Tim lapangan DLH Blora tampak bahu-membahu membersihkan tumpukan sampah yang teledor dibuang di tepi bantaran hingga mencemari aliran sungai. Operasi kebersihan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolaan Sampah, Pengendalian Bahan Berbahaya dan Beracun serta Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Kabupaten Blora, Agus Widodo, S.ST, M.M.
Langkah sigap ini menegaskan komitmen DLH Blora dalam menjaga kualitas ekosistem perairan darat, mengendalikan pencemaran lingkungan, serta mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke badan sungai.
Kepala Kelurahan Tegalgunung, Nikmah Diana Widara Santi, SE, MM., menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai elemen mulai dari perangkat kelurahan, unsur masyarakat dari RT 03/RW II, RT 07/RW I, hingga tim Operasi Pemeliharaan (OP) SDA DPUPR Blora.
“Imbauan kami tidak muluk-muluk. Pertama, tentu untuk menjaga kebersihan lingkungan. Karena pagi hari ini lingkungan sudah dibersihkan, kami mohon hal ini tetap dipertahankan. Setelah momen Agustusan nanti, warga diharapkan terus konsisten menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing,” ujar Nikmah Diana Widara Santi penuh harap.
Senada dengan hal tersebut, Sabari selaku tokoh masyarakat Tegalgunung mengungkapkan rasa bangganya terhadap kerukunan warga yang senantiasa guyub dalam merawat lingkungan sekitar.
“Sehat lingkungannya, sehat juga warganya. Kita selalu guyub rukun antarwarga, perangkat kelurahan, hingga jajaran pemerintahan. Kerja bakti ini merupakan contoh nyata tindakan kita dalam merawat lingkungan keluarga itu sendiri,” tandasnya.
Melalui sinergi antara DLH Blora, DPUPR, pemerintah kelurahan, dan masyarakat, Pemkab Blora optimis budaya peduli lingkungan dan pengelolaan sampah yang baik dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan Blora yang bersih, sehat, asri, dan berkelanjutan. (Ads)
Penulis : Tim Liputan
Editor : Admin











