Pembongkaran Pasar Ngawen Blora: Besi dan Seng Jadi Aset Daerah - Antara Kita

Pembongkaran Pasar Ngawen Blora: Besi dan Seng Jadi Aset Daerah

- Editor

Kamis, 23 Oktober 2025 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Alat berat dikerahkan untuk pembongkaran Pasar Ngawen, Kabupaten Blora

i

Foto : Alat berat dikerahkan untuk pembongkaran Pasar Ngawen, Kabupaten Blora

AntaraKita, Blora – Hasil pembongkaran Pasar Ngawen saat ini diamankan di gudang aset milik Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Blora. Pengamanan ini bertujuan menjaga aset daerah berupa material bangunan yang masih memiliki nilai ekonomis.

Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM), Margo Yuwono, menjelaskan bahwa material seperti besi kanal C, seng atap, dan pintu hasil bongkaran pasar ngawen diamankan sesuai permintaan BPPKAD. Alat berat eksavator digunakan untuk mengangkat puing-puing tersebut dan kemudian diangkut ke gudang aset BPPKAD.

“Kami amankan sesuai permintaan BPPKAD seperti besi kanal C, seng atap, pintu. Semua kami bawa ke kantor BPPKAD,” ujar Margo, Selasa, 21 Oktober 2025.

Pengangkutan dan Pemanfaatan Puing

Menurut Margo, proses pengangkutan puing yang menjadi aset daerah ini akan berlangsung selama beberapa hari dengan sekitar 10 truk yang hilir mudik mengangkut material ke gudang aset.

Sementara itu, besi beton kecil dan rangka bekas bangunan yang tidak memiliki nilai aset diperbolehkan diambil oleh warga sekitar. Pihak Dindagkop UKM justru menyambut baik inisiatif warga yang membantu pembersihan lokasi dengan mengambil material tersebut.

“Kami tidak melarang warga mengambil besi kecil yang tidak bernilai aset. Ini malah membantu percepatan pembersihan,” jelas Margo.

Sosialisasi untuk Menjaga Aset Daerah

Dindagkop UKM Blora telah menyosialisasikan hal ini kepada warga agar ikut menjaga sisa-sisa bangunan yang masih menjadi aset Pemkab Blora. Pihak sekolah juga menyampaikan pesan agar warga hanya mengambil material yang memang tidak memiliki nilai aset.

“Pemuda di belakang pasar juga berinisiatif memanfaatkan besi-besi yang tidak ada nilai asetnya,” tambah Margo.

Penulis : Editor

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel antarakita.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementan Tegaskan Komitmen Lindungi Peternak Nasional di Tengah Dinamika Perdagangan Global
Resmi Dibuka, 100 UMKM Lokal Blora Ramaikan Gebyar Ramadan 2026
Perkuat Daya Saing, Elnusa Raih The Best New Revenue Stream pada Cost Optimization Pertamina 2025
Wabup Blora Buka Musrenbang Gen Z, Perempuan, dan Kelompok Rentan
Pesantren Ramadhan Bakal Digelar di SD dan SMP se Kabupaten Blora
PT. Sukun Bagikan Santunan Kepada 1.000 Anak Yatim di Blora
Sidak Pangkalan LPG 3 Kg, Wakil Bupati Blora Pastikan Distribusi Gas Melon Aman
Pertamina EP Cepu Tutup Bulan K3 2026: Perkuat Ekosistem K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:39 WIB

Kementan Tegaskan Komitmen Lindungi Peternak Nasional di Tengah Dinamika Perdagangan Global

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:29 WIB

Resmi Dibuka, 100 UMKM Lokal Blora Ramaikan Gebyar Ramadan 2026

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:24 WIB

Perkuat Daya Saing, Elnusa Raih The Best New Revenue Stream pada Cost Optimization Pertamina 2025

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:16 WIB

Pesantren Ramadhan Bakal Digelar di SD dan SMP se Kabupaten Blora

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:11 WIB

PT. Sukun Bagikan Santunan Kepada 1.000 Anak Yatim di Blora

Berita Terbaru